PERAN RADIKAL BEBAS OKSIGEN SECARA UMUM



Radikal bebas yang juga di sebut Reactive Oxygen Species (ROS) yang terbentuk akibat stres oksidatif adalah molekul oksigen yang mempunyai elektron yang tidak berpasangan pada orbit luarnya. Oksigen yang mempunyai 1 elektron yang tidak berpasangan di orbit luarnya di sebut singlet oxygen.(2,3,9,14)
ROS dapat terbentuk secara endogen atau fisiologis sebagai produk metabolisme normal dan peroksidasi lipid misalnya ketika leukosit memfagosit mikro organisme dan membentuk radikal super oksida yang kemudian di rubah menjadi H2O2 oleh enzim mieloperoksidase sehingga terjadi degradasi bakteri secara oksidasi dan auto oksidasi spontan pada membran sel sedangkan secara eksogen ROS berasal dari radiasi ultra violet, polutan lingkungan, zat kimia, radio aktif dan obat – obatan.(7-10,16)  Sifat toksik ROS dapat menyebabkan kerusakan DNA, RNA, protein  dan membran sel.(1,2,17)

Peran ROS pada kulit
Kulit adalah organ yang secara konstan terpapar ROS karena permukaan kulit selalu berkontak dengan oksigen dan merupakan target utama radiasi sinar ultra violet.(1,9,15)
Adanya faktor eksogen dan endogen yang menganggu fungsi sawar kulit menimbulkan ke tidak seimbangan antara faktor pro oksidan dan anti oksidan yang akan menyebabkan cedera oksidatif. Berbagai penelitian membuktikan bahwa stres oksidatif merupakan salah satu faktor utama yang berperan pada patologi kulit secara umum dan patogenesis berbagai penyakit kulit.(14)
Molekul radikal bebas ini bersifat sangat reaktif, dapat menimbulkan perubahan kimiawi dan merusak berbagai komponen sel hidup. Terhadap protein, radikal bebas dapat menyebabkan terjadinya fragmentasi dan cross linking sehingga mempercepat terjadinya proteolisis. Terhadap lipid menyebabkan peroksidasi yang dapat mencetuskan proses otokatalitik dan membran yang mengandung asam lemak tidak jenuh menjadi rentan terhadap oksidasi. Terhadap karbohidrat, radikal bebas dapat mengikat komponen karbohidrat membran plasma secara kovalen, sehingga fungsi dan struktur reseptor menjadi berubah. Jika radikal bebas terbentuk dekat DNA, perubahan struktur dapat menyebabkan mutasi dan sitotoksisitas.(2,7,11,14)
Macam–macam spesies oksigen reaktif (ROS)
Radikal
Non radikal
O2‾   superoksida
OH ‾  Radikal hidroksil
HO2۫  Radikal hidroperoksil
L۫       Radikal lipid
LO2۫   Radikal lipid peroksil
NO2۫  Nitrogen dioksida
۫ NO   Nitrit oksida
RS۫    Radikal Thiyl
P۫      Radikal  protein   
H2O2  hidrogen peroksida
1O2      singlet oksigen
LOOH  lipid hidroperosidase
Fe=O   kompleks bei –oksigen
HOCl    hipoklorid   
Dikutip dari kepustakaan 5
ANTI OKSIDAN SECARA UMUM
Untuk mengatasi bahaya yang timbul akibat ROS, tubuh mengembangkan mekanisme perlindungan untuk mencegah pembentukan ROS dan peroksidasi lipid maupun memperbaiki kerusakan yang terjadi termasuk kulit. Sistim anti oksidan kulit meliputi komponen enzimatik dan nonenzimatik.(1.7,10,16)
Anti oksidan  terdiri dari :(1.10,11)
1.      Anti oksidan enzimatik (endogen).
-       Dismutase superoksida (SOD).
-       Katalase.
-       Glutation peroksidase.
-       Ubiquinol.
-       Glutation.
-       Melatonin, histidin, asam urat dan laktoferin.

2.      Anti oksidan non enzimatik (eksogen).
-       Mikro nutrien seperti vitamin C, E, B karoten.
-       Anti oksidan alamiah yang berasal dari tanaman (fitokimia) seperti ekstrak rosemary. 
-       Senyawa kimia (obat-obatan dan senyawa sintetik). 

Anti oksidan dibedakan cara bekerjanya menjadi dua golongan :(10)
1.      Anti oksidan pencegah (preventive anti oxidant).
Contoh : Enzim super oksida dismutase (SOD), katalase, glutation peroksidase, glutation, sistein.

2.      Anti oksidan pemutus reaksi rantai (chain breaking anti oxidants). 
Contoh  : Vitamin C, vitamin E, glutation dan sistein.

Anti oksidan bekerja melindungi sel dan jaringan dengan cara :(2)
1.      Memusnahkan (scavenge) ROS secara enzimatik atau dengan reaksi kimia langsung.
2.      Mengurangi pembentukan ROS.
3.      Mengikat ion logam.
4.      Memperbaiki kerusakan sel sasaran secara biomolekul.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PERAN RADIKAL BEBAS OKSIGEN SECARA UMUM"

Post a Comment