Sektor kesehatan yang Berpusat Pada Manusia


Piagam ini menuntut tersedianya pelayanan kesehatan primer yang terpadu untuk semua orang, tanpa memperhitungkan kemampuan mereka untuk membayar. Pelayanan kesehatan harus bersifat demokratis dan bertanggung jawab dengan sumber daya yang cukup.

Piagam ini mengajak masyarakat dunia untuk:
·          Menentang kebijakan internasional dan nasional yang menswastanisasikan pelayanan kesehatan dan menjadikannya sebuah komoditas.
·          Menutut pemerintah untuk meningkatkan, membiayai dan menyediakan pelayanan kesehatan terpadu sebagai cara yang paling tepat guna untuk menghadapi masalah kesehatan dan mengatur pelayanan kesehatan masyarakat agar selalu terjangkau dan bebas biaya.
·          Menekan pemerintah untuk menyusun, menerapkan dan memastikan dilangsungkannya kebijakan nasional di bidang kesehatan dan obat-obatan.
·          Menuntut pemerintah untuk melawan swastanisasi pelayanan kesehatan masyarakat dan memastikan pengaturan yang tepat guna dari sektor medis swasta, termasuk pelayanan medis yang bersifat sukarela maupun yang dilaksanakan oleh LSM.
·          Menuntut perubahan besar-besaran dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) agar mampu menanggapi tuntutan kesehatan dengan cara yang menguntungkan orang miskin, menghindari pendekatan vertikal, memastikan usaha lintas sektoral, mengikutsertakan organisasi masyarakat dalam Majelis Kesehatan Dunia (World Health Assembly) dan tetap bebas dari kepentingan perusahaan.
·          Meningkatkan, mendukung dan ikut serta dalam kegiatan yang mendukung kekuatan dan kedaulatan rakyat dalam pengambilan keputusan kesehatan di setiap tingkatan, termasuk hak pasien dan konsumen.
·          Mendukung, menyadari, menghargai dan meningkatkan sistem penyembuhan dan  tenaga kesehatan tradisional dan holistik serta pemaduannya dalam pelayanan kesehatan primer.
·          Menuntut diubahnya pelatihan petugas kesehatan agar lebih berfokus pada masalah dan berdasarkan pada praktek, lebih memahami dampak dari masalah-masalah global terhadap komunitasnya, serta semakin dipacu untuk bekerja bersama-sama dengan komunitasnya dan menghormati komunitasnya dengan segala keanekaragaman di dalamnya.
·          Melawan mitos teknologi kedokteran dan kesehatan (termasuk obat-obatan) dan menuntut bahwa hal-hal tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan rakyat.
·          Menuntut agar penelitian di bidang kesehatan, termasuk penelitian genetik dan pengembangan obat-obatan dan teknologi reproduksi, dilaksanakan secara partisipatif dan berdasarkan kebutuhan oleh institusi-institusi yang bertanggung jawab, berorientasi pada manusia dan kesehatan masyarakat dan menghormati prinsip-prinsip etik yang universal.
·          Mendukung hak manusia untuk menentukan sendiri kegiatan seksual dan reproduksi masing-masing dan melawan semua tindakan yang memaksakan kebijakan keluarga berencana dan pembatasan jumlah penduduk. Hal ini termasuk hak untuk mendapat segala bentuk cara pengaturan kesuburan yang aman dan tepat guna.

Partisipasi rakyat untuk menciptakan dunia yang sehat

Organisasi dan gerakan masyarakat yang kuat sangat penting dalam proses pengambilan keputusan yang lebih demokratis, transparan dan bertanggung jawab. Hak-hak sipil, politik, ekonomi, sosial dan budaya masyarakat harus terjamin. Sementara pemerintah mempunyai tanggung jawab utama untuk meningkatkan pendekatan yang lebih menjamin kesetaraan dalam bidang kesehatan dan hak asazi manusia, berbagai bentuk kelompok maupun gerakan masyarakat madani, serta media massa memegang peranan penting dalam memastikan kekuatan dan kedaulatan rakyat dalam pengembangan kebijakan dan mengawasi penerapannya.

Piagam ini mengajak masyarakat dunia untuk:
·          Mengembangkan dan memperkuat organisasi masyarakat sebagai dasar analisa dan tindakan.
·          Meningkatkan, mendukung dan ikut dalam kegiatan-kegiatan yang mendukung keikutsertaan rakyat dalam pengambilan keputusan dalam bidang pelayanan masyarakat di setiap tingkatan.
·          Menuntut bahwa organisasi masyarakat diwakilkan dalam forum lokal, nasional dan internasional yang berkaitan dengan kesehatan.
·          Mendukung inisiatif lokal terhadap demokrasi yang partisipatif melalui pembentukan jaringan solidaritas yang berpusat pada rakyat di seluruh dunia.


Majelis Kesehatan Rakyat dan Piagam Rakyat untuk Kesehatan

Ide untuk membentuk Majelis Kesehatan Rakyat ini (People’s Health Assembly - PHA) telah dibicarakan selama lebih dari satu dasawarsa. Pada tahun 1998 sejumlah besar organisasi meluncurkan proses PHA dan mulai merencanakan pertemuan internasional besar-besaran untuk dilangsungkan di Bangladesh pada akhir tahun 2000. Telah dilangsungkan sejumlah kegiatan sebelum dan sesudah pertemuan, termasuk lokakarya regional, pengumpulan kisah-kisah yang berkaitan dengan kesehatan dan perumusan Piagam Rakyat untuk Kesehatan.
Piagam ini dirumuskan berdasarkan pandangan rakyat dan organisasi kemasyarakatan dari seluruh dunia, dan pertama kali disetujui dan mulai disahkan pada pertemuan di Savar, Bangladesh, pada bulan Desember 2000.
Piagam ini merupakan pengungkapan dari kekhawatiran kita bersama, visi akan dunia yang lebih baik dan lebih sehat, serta ajakan kami untuk mengambil tindakan yang radikal. Piagam ini merupakan alat untuk mempromosikan dan titik mula di mana kekuatan kesehatan dunia dapat terkumpulkan dan jaringan maupun koalisi lainnya dapat dibentuk.

Amendemen

Setelah disetujui pada tanggal 8 Desember 2000, kelompok perumus mendapat masukan bahwa ayat pertama dan kedua di bawah tantangan di bidang ekonomi dapat diinterpertasikan sebagai bentuk dukungan terhadap pasal-pasal sosial yang dicanangkan oleh WTO, yang malah memperkuat WTO dalam agenda neoliberalisasinya. Dengan mempertimbangkan akibatnya, PHA menuntut perubahan WTO dan sistem perdagangan global, dan kedua paragraf tersebut disatukan dan diperbaiki.
Bagian Peperangan, kekerasan dan perselisihan telah diperbarui untuk mencakup bencana alam. Ayat baru, yang kelima dalam versi ini, ditambahkan untuk menuntut diakhirinya penjajahan. Selain itu, ayat ketujuh, yang sekarang menjadi kedelapan, ditambahkan untuk mencakup semua jenis sangsi. Ayat kesebelas ditambahkan untuk membahas

Subscribe to receive free email updates:

Related Posts :

0 Response to "Sektor kesehatan yang Berpusat Pada Manusia"

Post a Comment